IMG-20180130-WA0042

Juru Sita PN Surabaya, Joko Subagyo saat membacakan penetapan eksekusi Ketua PN Surabaya, Selasa (30/1/2018)

Surabaya, Pro Rakyat.

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melakukan eksekusi terhadap sebuah rumah yang selama ini ditempati seorang purnawirawan TNI AL yang terletak di jalan Tambak Wedi Gang III/4 RT002/RW 008 Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran.

Rumah yang ditempati menantu sejak tahun 2012 itu dieksekusi berdasarkan penetapan PN No : 08/EKS/2012/PN.Sby jo putusan No : 86/Pdt.G/2007/PN.Sby

Sebelum dilakukan eksekusi, juru sita PN Surabaya, Joko Subagyo didampingi Kapolsek Kenjeran Kompol H. Cipto. SH., dan Lurah Tambak Wedi Dodik membacakan Surat Penetapan Eksekusi.

“Memerintahkan Panitera/Juru Sita PN Surabaya atau jika berhalangan dapat diganti oleh wakilnya yang sah dengan disertai 2 orang saksi, melakukan eksekusi dengan menghukum tergugat untuk menyerahkan rumah dan tanah sengketa seluas 130 M2 untuk diserahkan kepada penggugat yang terleteak di jalan Tambak Wedi Baru Gang III/4 RT 05-Rw 03 kelurahan Tambak Wedi, kecamatan Kenjeran, kota Surabaya.” ucap eksekutor PN Surabaya Joko Subagyo saat membacakan amar penetapan. Selasa (30/1/2018).

Eksekusi berlangsung aman tanpa perlawanan dari tergugat. Hal itu dikarenakan pelaksanaan eksekusi dilakukan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polsek  dan Satpol PP Kecamatan Kenjeran serta tim juru sita PN Surabaya.

Pantauan awak media, saat dilakukan eksekusi, penghuni rumah yang masih berstatus sebagai menantu Rohma selaku pihak termohon eksekusi itu awalnya bersikukuh tidak mau keluar dari dalam rumah. Tapi lantaran banyaknya aparat kepolisian,  Syamsul seorang purnawriawan TNI AL   yang selama ini tinggal di rumah tersebut hanya bisa pasrah.

Setelah meninggalkan rumah tersebut, pihak PN Surabaya kemudian melakukan penyegelan dengan disaksikan oleh pihak pemohon eksekusi Sriatun yang diwakili kuasa hukumnya H Hudi SH.

Atas eskekusi tersebut, H Hudi SH selaku kuasa hukum pemohon eksekusi, mengapresiasi pihak PN Surabaya yang sudah mengadili dan memutuskan perkara ini secara adil sejak tahun 2012 lalu.

“Saya berterima kasih kepada pihak pengadilan yang sudah membantu hingga dieksekusi saat ini. Begitupun bagi aparat keamanan yang sudah membantu jalannya kelancaran eksekusi,” ujar H. Hudi SH.(Nur)