IMG-20171121-WA0075Surabaya, Pro Rakyat.

Polda Jatim dibuat kelimpungan untuk mencari keberadaan Bos Empire Palace, Gunawan Angka Widjaja yang telah ditetapkan tersangka kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat, yang dilaporkan istrinya sendiri, yakni Trisulowati Jusuf alias Chin Chin.

Tadi siang, Penyidik Penyidik Subdit II Hartabangta Ditreskrimum Polda Jatim menggeledah kediaman Gunawan, dijalan Tidar Nomor 60-62 Surabaya.

Sebanyak lebih dari tujuh penyidik Harta Bangta menggeledah rumah mewah itu sejak pukul 09.30 hingga 11.30 Wib. Hasilnya, penyidik dengan tangan kosong keluar dari rumah mantan suami Chin-Chin tersebut dan melanjutkan penggeledahan ke rumah Gunawan lainnya di Jalan Pesapen, Surabaya.

Kasubdit II Harta Bangta Polda Jatim AKBP Yudhistira Midhawan yang tengah berada di dalam rumah Gunawan Angkawijaya sejak awal penggeledahan, mengatakan Gunawan tidak berada di rumah saat ini.

“Pak Gunawan tidak ada dirumah, dikabarkan yang bersangkutan sedang berobat, namun kami belum mendapatkan konfirmasi dimana keberdaan dokternya. Dirumah itu ada 5 orang pegawai termasuk orang tua Gunawan, mereka sudah dimintai keterangan,” kata AKBP Yudhistira kepada awak media, Selasa (21/11/2017).

Penyidik Harta Bangta Polda Jatim saat ini masih terus mencari keberadaan Gunawan. Kasubdit II Harta Bangta AKBP Yudhistira Midhawan menjelaskan bahwa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim telah mengeluarkan surat pencekalan dengan No 10855/XI/2017, tanggal 7 November 2017 terhadap Gunawan Angka Widjaja (45).

Upaya pencekalan ini dilakukan penyidik karena Gunawan Angka Widjaya bersikap tidak kooperatif terhadap proses penyidikan dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan keterangan palsu dalam akta otentik, yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim.

“Sementara barang bukti tidak kita ambil, hanya HP beberapa penghuni rumah sudah kita amankan, dia akan kami lacak dari informasi HP dan WA dari penghuni rumah. CCTV juga belum diamankan dan saat ini masih di analisa. Kami sayangkan sikap tersangaka Gumawan yang kooperatif,” sambung AKBP Yudhistira.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan polisi bernomor LPB/101/I/2017/UM/SPKT POLDA JATIM, Trisulowati Jusuf alias Chinchin melaporkan Gunawan Angka Widjya dan enam orang lainnya yang diduga terlibat dalam konspirasi tindak pidana memasukan dan menggunakan keterangan palsu dalam akta otentik, sesuai pasal 266 ayat 1 jo 266 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Laporan ini berawal dari digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dua perseroan diatas oleh pihak Gunawan Cs pada 1 September 2016 lalu. (Nur)