pasutri_nipu-ok

Pasutri ini (baju tahanan merah, muka ditutupi) bukan kompak berbuat kebaikan, tapi justru kompak jadi penipu. AKBP Shinto (kiri) dan Kompol Lily Djafar (kanan) saat mengintrograsi pasutri penipu.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Satu pasangan suami istri (pasutri) kembali diamankan oleh unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, dengan dugaan penipuan. Dua orang tersangka yakni Budi Sugiarto (45) warga Dusun Duko Kelurahan Suko Sidoarjo, dan istrinya Sugihartiningrum (40) warga Simo Katrungan Surabaya, melakukan penipuan dengan modus iming-iming meloloskan korbannya untuk pengajuan kredit dalam jumlah besar di bank.

“Pasangan suami istri ini berhasil kami amankan atas laporan korban yang merasa ditipu, karena pengajuan kredit yang dijanjikan kedua tersangka ini tidak juga ada hasilnya,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Selasa (16/8/2016).

Tersangka mengaku, modus yang dilakukan dengan meminta uang korban sebagai operasional untuk pengajuan kredit ke bank, selanjutnya dia juga menunjukan print out rekening koran salah satu bank miliknya, dengan nominal Rp 500.000.000 sebagai upaya agar korban percaya.

“Saya print sendiri mas, pakai word,” ujar tersangka Budi.

Shinto menambahkan jika pihaknya menduga masih ada korban lain selain tiga pelapor, yakni Andi Toenata, Regreats Peaters, dan Joeni Suyanto. Dari ketiga korban itu pelaku berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 95.000.000.

Kini, pasutri itu harus mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya. Mereka dijerat pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Penulis: Firman – editor: edbrint