prt_nyolong-ok

Tersangka Andri (tengah) dan barang bukti hasil kejahatannya, diapit polisi Polrestabes Surabaya.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Seorang ibu satu anak yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sebuah rumah milik seorang dosen di Jalan Gebang Lor, Surabaya. Bagaimana tidak, Andri Iryani (26) warga Ponorogo dilaporkan majikannya ke Mapolsek Mulyorejo atas tuduhan pencurian.

Kecurigaan bermula dari sang majikan yang beberapa kali kehilangan pakaian, lalu selama tiga bulan Andri bekerja, dirinya pamit untuk pulang kampung karena bertepatan dengan Hari Lebaran. Keesokan harinya, pemilik rumah mengaku telah kehilangan dompet yang berisi uang tunai sebesar Rp 2.800.000.

Mencurigai pelakunya adalah Adriyani, pemilik rumah langsung melapor ke Mapolsek Mulyorejo

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, AKP Nanang Efendi, membenarkan adanya laporan tersebut. Nanang mengaku menjemput paksa tersangka di rumahnya yang berada di Ponorogo.

“Yang bersangkutan kami amankan di Ponorogo, ketika mau interogasi. Dia mengakui perbuatannya dan tidak melawan,” ujar Nanang.

Dari keterangan tersangka, barang dan uang hasil curian tersebut digunakan untuk biaya lebaran bersama keluarganya. Karena terhimpit kebutuhan ekonomi saat lebaran ia terpaksa mencuri uang dosen UPN Veteran tersebut.

“Buat biaya lebaran mas, beli baju baru sama anak,” ungkap Andri, Senin (15/8/2016).

Kini Andri harus rela kehilangan pekerjaan, dan harus bertanggung jawab atas perbuatannya di mata hokum. Dia dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Penulis: Firman – editor: edbrint