cabul_uka

Tersangka Slamet (wajah tertutup) mengaku melakukan pencabulan akibat terangsang video porno di handphone.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Seorang pria lajang, tega mencabuli tiga anak di bawah umur yang bertempat tinggal dekat rumahnya. Hal ini terungkap setelah keluarga korban melapor kepada polisi, pada Kamis (30/6/2016) silam. Atas laporan itu, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya mengamankan tersangka bernama Slamet (28), seorang pegawai swasta, warga Jalan Uka 15 Surabaya.

Dalam melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengajak korban menonton video porno di handphonenya. Hal itu diakui tersangka saat ditanyai oleh Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar.

“Iya bu, awalnya mereka ngeliat handphone saya, trus buka-buka video, akhirnya saya terangsang dan ngelakuin gitu,” aku Slamet tertunduk lesu dihadapan petugas dan media.

Kompol Lily Djafar menjelaskan lebih lanjut bagaimana tersangka melakukan aksi bejatnya tersebut.

“Tersangka ini sudah melakukan aksi bejatnya sejak Januari 2016, dengan mempertontonkan video porno kepada korban, sehingga timbulah hasrat untuk melakukan pencabulan,” terang Kompol Lily.

Akibat pencabulan itu, Slamet harus mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Surabaya. Dia dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq