tukang_kredit

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton (ujung kiri depan) didampingi Kasubbag Humas Kompol Lili Djafar (ujung kanan)menunjukan barang bukti dan tersangka.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Setelah kurang lebih tiga bulan mengedarkan sabu, Agus Efendi (23) warga Simo Margorejo gang XV No 22 Surabaya ini, harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, dia tak dapat mengelak saat tim satuan reskoba Polrestabes Surabaya mencokoknya, pada Kamis (14/7/2016) lalu, sekitar pukul 00.30 dini hari. Dari tangan Agus, polisi mengamankan 10 poket sabu siap edar dengan total berat 2,95 gram sebagai barang bukti (BB).

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton, menjelaskan jika tersangka mendapat suplai bubuk putih haram tersebut dari rekannya berinisial I, yang saat ini sedang dalam pengejaran polisi.

“Awalnya kami lakukan pengintaian selama seminggu. Kami menangkap tersangka di sekitar Jalan Simo Margorejo. Dari tangan tersangka, kami mendapati 10 poket sabu siap edar. Saat dimintai keterangan, dia mengaku mendapat barang tersebut dari I, yang masih kita lakukan pengejaran,” papar Kompol Anton.

Dikatakan Anton, dari keterangan tersangka, awal perkenalan dirinya dengan I, saat di warung kopi. Untuk memasarkan sabu-sabu, dia menjual kepada sesama rekannya yang ada di warung kopi itu. Dalam waktu 2-3 minggu ia dapat menjual 10 poket sabu, jika habis dia kembali membeli 10 poket sabu dari I seharga Rp 1.000.000.

Dari hasil penangkapan itu, Satreskoba Polrestabes Surabaya mengamankan 10 poket sabu dengan total seberat 2,95 gram, satu bungkus rokok, satu handphone untuk transaksi, dan uang tunai sebesar Rp 400.000.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq