bnnp1

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Jatim, AKBP Wisnu Candra (ketiga dari kanan) menunjukkan ribuan pil ekstasi yang hendak dimusnahkan.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Maraknya peredaran Narkotika seakan tidak ada habisnya menghantui negeri ini, setelah akhir bulan juli beberapa waktu yang lalu terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman tidak juga membuat para pelaku peredaran narkotika ini takut.

Pada 16 Juni 2016 Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim, melalui unit pemberantasan telah berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba dengan menangkap tiga tersangka yakni Muhammad brahim lutfi (29), Maheruddin Tanjung (32), Peppy Cahya Setriadi (36), satu diantaranya adalah warga Blitar.

“Atas informasi masyarakat kami melakukan penyelidikan dan kemudian menangkan tiga tersangka pada waktu dan lokasi yang berbeda,” ujar kabid pemberantasan AKBP Wisnu Candra.

Menindak-lanjuti kasus ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengadilan negeri surabaya dan kejaksaan tinggi surabaya untuk kemudian memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari ketiga tersangka ini.

Dari ketiga tersangka tersebut didapati sejumlah barang haram jenis sabu dan ekstasi, dengan total kurang lebih 2 Kg sabu dan lebih dari 2.000 butir pil ekstasi. Sejumlah barang haram itu, masing-masing diamankan dari tersangka M. Brahim Lutfi, sebanyak 1980 butir ekstasi berwarna hijau dengan logo N, 990 butir ekstasi berwarna merah dengan logo 8, dan sabu seberat 980 gram.

Tersangka Maheruddin Tanjung diamankan sabu seberat 980 gram. Dari tersangka Peppy Cahya, BNN Provinsi Jatim mengamankan dua bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 138,8 gram.

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut Kabid Pemberantasan BNNP Jatim mengatakan bahwa, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya tindak lanjut atas kasus ini, selain itu untuk upaya pencegahan terjadinya penyimpangan, dan untuk transparasi kepada masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan, sebagai upaya tindak lanjut dari kasus yang kami tangani, tujuannya mencegah penyimpangan pengelolaan barang bujtu dan untuk transparasi ke masyarakat, dikemanakan barang bukti hasil sitaan ini,” jelas Wisnu.

Dalam kegiatan ini turut hadir pula perwakilan dari Kejati Jatim, Dir Narkoba Polda Jatim, tim labfor, BPOM dan masyarakat.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq