bnnp_2

Tersangka Tolib (baju biru) dan sejumlah barang bukti (BB) yang diamankan petugas BNN Provinsi Jatim, Senin (8/8/2016).

SURABAYA, Pro Rakyat –

Unit Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Porvinsi (BNNP) Jawa Timur mengamankan seorang tersangka bandar narkoba, di rumah kost Wonorejo I Surabaya, Jum’at (5/8/2016), sekitar pukul 19.00 WIB.

Pelaku bernama Tolib (24) warga Sidotopo Sekolahan Gang 7 Surabaya, nekat mengedarkan narkotika jenis sabu, yang diduga dilakukan tidak sendiri. Dalam pengakuannya, tersangka dikendalikan oleh seorang bandar yang ada di Lapas Klas I Medaeng Surabaya.

“Pelaku ini dikendalikan oleh seorang bandar di LP medaeng,” ujar kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjend Amrin Remico, kepada media, Senin (8/8/2016).

BNN Provinsi Jatim juga mengamankan 10 bungkus narkotika jenis sabu yang diperkirakan memiliki berat lebih dari 800 gram, dua buah handphone, dua buah timbangan elektrik, dan catatan keluar masuknya barang selama bertransaksi.

Amrin menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas jaringan dari tersangka yang diamankan tersebut, karena ada dugaan peredaran yang dikendalikan oleh bandar di Lapas Medaeng itu tidak sendirian.

“Kami masih akan mendalami dan melakukan pengembangan dari kasus ini, diduga tersangka Tolib ini tidak sendiri. Karena menurut pengakuan tersangka, bos yang ada di dalam lapas tersebut memiliki beberapa anak buah untuk memasarkan barang haram ini,” imbuh mantan kepala BNNP Jawa Tengah itu.

Di hadapan wartawan, pelaku mengaku mendapat imbalan Rp 10.000.000 dari bosnya jika berhasil memasarkan satu kilogram sabu tersebut.

“Dapat sepuluh juta mas, uangnya buat nyenengin keluarga,” ujar tersangka.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq