ramnor_motor_polisi

Pelaku curanmor Moch. Hasan terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi saat dilumpuhkan.

SURABAYA, Pro Rakyat –

Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang hendak dijual ke Madura. Pelaku, Moch Hasan, ditangkap petugas di Jalan Bulak Banteng, Rabu (03/08/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh Moch Wahyu Ardi Sunarto, warga Tanggulangin Sidoarjo kepada Polres Sidoarjo, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat Pop hitam bernopol W-3932-QV, pada Selasa (02/08/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, di depan GOR Jalan Pahlawan Sidoarjo. Wahyu sendiri adalah anggota dari jajaran Polres Pasuruan.

Kabag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan atas kecurigaan petugas yang melihat rumah kunci motor tersebut rusak.

“ini berkat kejelian petugas kami yang melihat rumah dari kunci motor tersebut berlobang atau rusak,” terang Kompol Lily.

Dijelaskan Lily, pelaku melakukan aksinya tidak sendirian, dari pengembangan petugas, ia diketahui tidak hanya membeli kendaraan curian tetapi juga ikut beraksi bersama rekannya berinisial R, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi.

“Pelaku ini awalnya beraksi bersama satu rekannya berinisial R, setelah berhasil mencuri, keesokan harinya pelaku diminta menemui R di Jalan Demak Surabaya, untuk proses jual beli. Setelah nego dengan R, pelaku akhirnya sepakat membeli motor tersebut senilai Rp 2.400.000,” terangnya.

Disebutkan, pelaku ternyata tidak hanya sekali berurusan dengan aparat kepolisian, sebelumnya ia pernah ditahan dengan kasus serupa pada 1996 dan 2008. Untuk selanjutnya kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Sidoarjo.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq