ranmor_paman_keponakan

Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Takdir Mattanete (kanan) nampak menasehati pelaku curanmor, MS, yang masih berusia muda, saat jumpa pers di Mapolres Tanjung Perak, Kamis (4/8/2016).

SURABAYA, Pro Rakyat –

Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial MS (19) warga Dusun Gendis, Desa Rabasan, Madura. Pemuda ini nekat menggasak  satu unit kendaaraan roda dua Honda Vario Putih bernopol L-6766-PM, yang diparkir di lahan parkir Rusunawa Tanah Merah Blok A Surabaya.

Tersangka mengaku melakukan aksi pencurian bersama pamannya, Kholil, yang sampai kini menjadi buron petugas. Modusnya, MS yang dibonceng Kholil mengintai sasaran, kendaraan yang diparkir di lahan parkir Rusun tersebut. Setelah dianggap aman, Kholil menurunkan MS untuk kemudian mengeksekusi kendaraan dengan menggunakan kunci T.

“Tersangka berjumlah dua orang, kami berhasil menangkap MS. Satu lagi tersangka yang juga paman MS, sedang kami selidiki keberadaanya alias DPO,” ungkap Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Takdir Mattanete, Kamis (4/8/2016).

Kapolres Takdir menjelaskan, pihaknya tengah mendalami kasus itu untuk dikembangkan dengan memeriksa beberapa tempat kejadian perkara (TKP). Karena diduga aksi ini bukan pertama kalinya dilakukan para tersangka.

“Terkait hal ini, kami sedang melakukan upaya pendalaman kasus untuk dikembangkan dengan memeriksa beberapa TKP, dan tentunya menangkap tersangka lain yaitu paman MS, agar dapat diungkap keterangan lebih banyak. Apakah kejahatan mereka adalah sebuah jaringan atau bukan,” jelas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu.

Kepada wartawan, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Dan dia diajak oleh pamannya tersebut dengan imbalan uang sebesar Rp 300.000

“Saya disuruh ambil motor, terus dijanjikan dikasih duit Rp 300.000. Belum sempat terima duit, sudah ditangkap polisi,”keluh MS.

Penulis: Firman – editor: eddybrintiq