ft3-marvel

Marvel City pada malam hari, Senin (1/8/2016).

SURABAYA, Pro Rakyat –

Kepala Dinas Pengelolaan bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, mengatakan, Pemkot Surabaya tidak bermaksud memindahtangankan (ruislag) atas lahan Upajiwa. Karena berencana akan dimanfaatkan untuk merekayasa lalu lintas atas berdirinya superblock itu sendiri.

“Tapi kalau mau disewakan bisa atas dasar aturan Permendagri Nomor 29 Tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah,” ujarnya.

Sampai sekarang polemik Marvel City dengan Pemkot Surabaya masih bergulir. Hingga membuat Marvel City mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait sengketa kepemilikan lahan Upajiwa tersebut.

Sementara itu, PT Assa land selaku pengembang Marvel City belum mengetahui berapa nilai dan waktunya sewa atas lahan seluas 1.982 m2 tersebut. Pihaknya akan mengambil sikap ketika draf diterima dan telah dipelajari.

“Kami belum tahu karena drafnya masih disusun, kami akan mengikuti berapa nilai sewanya,” ungkap Konsorsium 3 PT Assa Land, Edi Purbowo.

Penulis: Agunk – Editor: eddybrintiq