Kasat Reskrim AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga didampingi Kabag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar bersama barang bukti dan foto jenazah tersangka curanmor

Kasat Reskrim AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga didampingi Kabag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar bersama barang bukti dan foto jenazah tersangka curanmor

Surabaya, Pro Rakyat

Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menembak mati Ekwan Septian Bufi, (27) warga Kedungturi Surabaya residivis curanmor, kemarin Rabu (27/06/16) sekitar pukul 03.00 wib dini hari di jalan Kembang Kuning, Surabaya.

Data yang berhasil dihimpun kru media ini, pelaku ditangkap di sekitar Jl.Kembang Jepun, Surabaya pukul 21.15 Wib bersama dengan barang bukti berupa dua kendaraan roda dua hasil curian. Lalu polisi melakukan pengembangan, dengan cara mengkeler pelaku. Saat melakukan pengembangan itulah, pelaku nekat melawan dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“Saat akan kami tangkap pelaku justru melawan dengan menggunakan sajam jenis pisau, dan kami ambil tindakan tegas berupa tembakan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga .

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Shinto ini menerangkan tersangka ditangkap atas laporan korban yang kehilangan motornya di teras rumah. Pelaku diduga melakukan pencurian ini dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci T. Namun, naas bagi residivis khusus curas ini, pada saat dilakukan penangkapan justru pelaku melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam pisau. Maka polisi pun melumpuhkan pelaku dengan timah panas. Saat perjalanan menuju rumah sakit RSUD dr Soetomo Surabaya pelaku meninggal.

 

“Tersangka adalah residivis yang pernah beberapa kali keluar penjara dalam kasus yang sama. Disinyalir pelaku tidak sendiri, masih ada tiga rekannya dan nama-namanya sudah kami kantongi,” terang AKBP. Shinto.

Untuk dikatahui, pelaku Ekwan Septian Budi (27) warga Kedungturi ini juga merupakan seorang residivis dengan kasus curas pada tahun 2013 di Polsek Genteng. Adapun barang bukti yang diamankan petugas adalah satu unit sepeda motor, hp, kunci T, dan sebilah pisau yang digunakan untuk melawan polisi. (firman)

 Editor : Parlind’s