Jalan Dusun Nambung

Jalan Dusun Nambung

Ngawi, Pro Rakyat

Desa Dampit Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi yang Desanya terletak diutara waduk Pondok mempunyai wilayah 382,786 Ha dan jumlah penduduknya 1355 jiwa  terbagi tiga Dusun diantaranya Dusun Dampit, Dusun Buljati dan Dusun Nambung. Masalah infrastruktur dan konektifitas yang ada selama ini menjadi hambatan utama dipedesaan, banyak jakan yang bergelombang dikarenakan testur tanah yang ndak memadahi terutama tidak ada Tembok Penahan Tanah  ( TPT ) yang menjadi faktor penyebabnya.

Sesuai Undang – Undang Republik Indonesia Nomer 06 tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan pelaksanaannya sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 43 tahun 2014 , pembangunan Desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan diterimanya Dana Desa ( DD ) dan Alokasi Dana Desa ( ADD ) tersebut Desa Dampit dalam menjalankan pembangunan infrastruktur tentunya tidak lepas peran masyarakat dalam melaksanakan pembangunan dan disesuaikan kebutuhan dana yang ada dalam mekaksanakan pembangunan.

Tembok Penahan Tanah ( TPT )  juga disebut dinding penahan tanah  merupakan komponen struktur bangunan penting utama untuk jalan dan bangunan lingkungan lainnya yang berhubungan tanah yang mempunyai elevasi berbeda.Secara singkat dinding penahan merupakan dinding yang di bangun untuk menahan massa tanah diatas struktur atau bangunan yang di buat.Bangunan dinding penahan pada umumnya terbuat dari kayu,pasangan batu,beton hingga baja.Untuk dapat memperkirakan dan menghitung kestabilan dinding penahan tanah di perlukan penghitungan kearah samping (lateral).Karena massa tanah berupa butiran,maka saat menerima tenggangan normal baik akibat beban yang di terima tanah maupun akibat berat kolom tanah diatas kedalaman atau juga tanah yang kita tinjau,akan menyebabkan tekanan tanah tegak lurus atau kesamping.

Menurut keterangan PARYONO Kepala Desa Dampit “kita harus mencermati peraturan menteri Desa nomor 5 tahun 2015 tentang penepatan prioritas penggunaan Dana Desa (DD) dan kami menggandeng tim pelaksana yang kami tunjuk sesuia dengan musyawarah desa,juga ditambahkan Dana Desa yang kami terima untuk Talud Penahan Tanah (TPT) di dusun Nambung Rt,13 Rw,03 yang luasnya 500 M sedangkan dalamnya 0,7 M jadi kedepanya  kami masih fokus ke Talud/(TPT)” dikarenakan jalan tidak mudah gerak jelas Kepala Desa.  ( Adv/ Reza)