Ngawi, Pro Rakyat

Desa Rejomulyo Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Jawa Timur adalah Desa yang terletak paling timur dari Kabupaten Ngawi dan perbatasan dengan Kabupaten Madiun yang beralamat Jalan Rejuno – Karangjati.

Bupati Ngawi dan Perangkat Desa Rejomulyo

Bupati Ngawi dan Perangkat Desa Rejomulyo

Desa Rejomulyo yang luas daerahnya 349,105 Ha terbagi tanah sawah 195,555 Ha dan tanah kering 153,550 Ha yang masyarakatnya mayoritas buruh tani ini dipimpin seorang Kepala Desa Bakri (41) dan dibantu Perangkat Desa yang jumlahnya ada 11 orang diantaranya Sekretaris Desa Sukamto, Staf Urusan Pemerintahan Hariyanto, Staf Urusan Umum Santini, Staf Urusan Keuangan Purwadi, Staf Pembangunan Edy Susanto, Modin Toni Sutrisno, Uceng Warsito, Kasun 1 Rejomulyo Suwarno, Kasun II Gondang Paikem, Kasun Sumberan 1 Sunardi dan Paniyo Kasun Sumberan II, sedangkan jumlah penduduknya 3605 jiwa atau setara 1034 KK yang terdiri dari laki-laki 1714 jiwa dan perempuan 1891 jiwa. Menurut keterangan Bakri selaku Kepala Desa ” penduduk sini ( Rejomulyo- Red) pekerjaannya bervariasi antara lain perani ada 743 orang, buruh tani ada 251 orang, PNS ada 10 orang, wiraswasta ada 96 orang, pedagang ada 4 orang, swasta ada 15 orang dan pertukangan ada 24 orang “. Juga ditambah keterangan dari salah satu perangkat  Desa bahwa masyarakat Rejomulyo banyak kehidupannya kurang mampu sekitar 1203 jiwa.

Desa Rejomulyo penduduknya juga mempunyai perusahaan perumahan diantaranya perusahaan mebel ada 4 tempat, perusahaan tempe ada 4 tempat, perusahaan kerupuk ada 3 tempat dan perusahaan kripik singkong ada 1 tempat. Dilihat dari posisi biogravisnya Desa Rejomulyo berbatasan dengan Desa – Desa antara lain : sebelah selatan Desa Legundi, sebelah barat Desa Ploso Lor, sebelah utara Desa Rejuno dan sebelah timur Desa Luworo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Diera kepemimpinan Bakri banyak kemajuan disektor pembangunan infrastruktur antara lain pembangunan Kantor Desa baru, Pafingisasi, talut penahan tanah, normalisasi dan perbaikan jembatan. Jembatan Dusun Sumberan memang kami sengaja diperlebar karena menuju Kantor Desa dan terutama untuk mobil biar cukup imbuh Bakri. ( Adv/Reza)